Home / Berita

Senin, 2 Maret 2026 - 12:56 WIB

Sentuhan Iman di Awal Maret: Pembinaan Rohani Katolik Semarakkan SMK Negeri 01 Nanga Pinoh

IPARI (Kemenag Melawi) — Memasuki awal Maret 2026, nuansa pembinaan iman terasa kuat di SMK Negeri 01 Nanga Pinoh. Pada Senin (02/03/2026), puluhan siswa beragama Katolik mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani yang dilaksanakan selama lima hari ke depan. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Cabang Melawi dan pihak sekolah dalam mendukung penguatan karakter peserta didik.

Kegiatan hari pertama diisi oleh dua Penyuluh Agama Katolik, Yulianus Uton dan Gabriel Salim. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh Guru Pendidikan Agama Katolik Aleksander Dora beserta para guru Katolik lainnya. Pembinaan ini menjadi momen penting bagi para siswa yang tengah bersiap menyambut Masa Prapaskah.

Dalam penyampaian materinya, Gabriel Salim mengajak para pelajar untuk semakin memahami makna Prapaskah sebagai masa refleksi, pertobatan, dan pembaruan diri. Ia juga menjelaskan fokus Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun ini yang mengusung semangat “Gerakan Misioner Gereja dalam Menghadirkan Pengharapan.” Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga |  Aksi Sosial Donor Darah “Setetes Darah Sejuta Harapan” Mempererat Sinergi Antara IPARI Kabupaten Melawi, PMI, dan RSUD Melawi

Ia menekankan bahwa menjadi pelajar Katolik tidak cukup hanya menjalankan puasa dan pantang, tetapi juga menghadirkan sikap peduli, solidaritas, serta semangat berbagi di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Pada sesi pendalaman materi, dibahas tema “Doa sebagai Sumber Gerakan Aksi Puasa dan Pembangunan dalam Bermisi.” Dalam penjelasannya, doa dipahami sebagai fondasi kekuatan batin yang menopang perjuangan belajar dan meraih cita-cita. Di tengah padatnya aktivitas akademik, doa menjadi sumber ketenangan sekaligus motivasi untuk tetap berbuat baik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan terpadu yang melibatkan Penyuluh Agama Islam, Protestan, dan Katolik. Masing-masing memberikan pembinaan sesuai keyakinan siswa di ruang terpisah. Kolaborasi lintas agama ini mencerminkan komitmen bersama dalam membentuk generasi muda Melawi yang religius, berakhlak, dan berintegritas.

Melalui program pembinaan ini, diharapkan para siswa tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga semakin matang dalam iman serta siap menjadi pribadi yang membawa harapan di tengah masyarakat.

Abdurrahman Assayuthi

Share :

Baca Juga

Berita

Bangun Karakter di Bulan Ramadan, Abdurrahman Assayuthi Isi IMTAQ di SMK Bina Kusuma 2

Berita

Sinergi dan Spirit Ramadan, Kemenag Melawi Hadir di Tiong Keranjik

Agenda Kegiatan

Penyuluh Agama Katolik Kemenag Melawi Hadiri Penancapan Tiang Pertama Rumah Warga di Nusa Kenyikap

Agenda Kegiatan

Penguatan Liturgi Ekaristi, Penyuluh Katolik Kemenag Melawi Sambangi Stasi Kecukuh

Agenda Kegiatan

Penguatan Iman Umat, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Melawi Sambangi Stasi Sungai Raya

Berita

Penyuluh Agama Serukan Perbaikan Kualitas Sholat dan Akhlak di Momentum Isra Mi’raj

Berita

Ali Anshori Berikan Tausiyah dan Doa untuk Pasien di RSUD Melawi

Berita

Penyuluh Agama KUA Sayan Hadiri Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Kecamatan Sayan, Dukung Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini