Home / Berita

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:15 WIB

Penyuluh Agama Islam Kemenag Melawi Berikan Materi Moderasi Beragama pada MPLS SMKN 1 Nanga Pinoh

IPARI (Kemenag Melawi) — Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, dan berakhlak mulia, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Melawi, Abdurrahman Assayuthi, menjadi narasumber pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Nanga Pinoh, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam penyampaiannya, Abdurrahman Assayuthi mengangkat tema “Moderasi Beragama sebagai Fondasi Pelajar yang Berkarakter dan Harmonis”.

Ia menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengambil jalan tengah, menghindari sikap ekstrem, serta mengedepankan nilai-nilai toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghormatan terhadap keberagaman.

“Sebagai generasi muda, para pelajar harus mampu menjadi agen perdamaian. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan bukanlah alasan untuk saling membenci, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun persatuan bangsa,” ujar Abdurrahman di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun paham-paham yang mengarah pada intoleransi dan radikalisme. Menurutnya, literasi digital menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menjaga kerukunan di era digital.

Baca juga |  Penyuluh Agama Katolik Ghabriel Salim dan Rekan Berikan Bimbingan Rohani kepada Pasien di RSUD Melawi

Selain menyampaikan materi, sesi berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan moderasi beragama di lingkungan sekolah, pergaulan, serta penggunaan media sosial secara bertanggung jawab.

Pihak SMKN 1 Nanga Pinoh mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama Islam Kemenag Kabupaten Melawi dalam kegiatan MPLS. Materi yang disampaikan dinilai memberikan wawasan yang bermanfaat dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mampu hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat yang majemuk.

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat tertanam sejak dini sehingga para peserta didik tumbuh menjadi generasi yang religius, nasionalis, berintegritas, dan mampu menjaga persatuan serta kerukunan di lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.

Abdurrahman Assayuthi

Share :

Baca Juga

Berita

Tiga Penyuluh Agama Kemenag Melawi Jadi Rohaniwan pada Pengambilan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satgas PTS Tahun 2026

Berita

Ramadan dan Revolusi Hati: Tiga Pesan Puasa dari Mimbar Masjid Agung Juang Nanga Pinoh

Berita

Penyuluh Agama Serukan Perbaikan Kualitas Sholat dan Akhlak di Momentum Isra Mi’raj

Berita

Rakerda PD IPARI Melawi Dibuka dengan Pembacaan Do’a dari 3 Penyuluh Agama (Islam, Katolik dan Kristen)

Berita

Kolaborasi IPARI, Kemenag Kalbar dan Pemda Kubu Raya Gelar Workshop Kepenyuluhan

Berita

Penyuluh Lintas Agama Kemenag Melawi Berikan Layanan Rohani di RSUD Melawi

Agenda Kegiatan

Menyemai Akhlak Mulia di Sekolah Penyuluh Agama Dampingi Siswa SMPN 3 Belimbing Hulu

Agenda Kegiatan

Semarakkan Syiar Ramadhan, IPARI Kabupaten Melawi Lakukan Safari Shalat Tarawih Keliling