Melawi – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, H. Anuar Akhmad, menegaskan pentingnya membangun budaya shalat subuh berjamaah secara istiqamah di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam tausiah pada kegiatan Launching Subuh Keliling Perdana GEMAR Subuh Berjamaah, Rabu (07/01/2026), di Masjid Agung Kota Juang, Nanga Pinoh.
Dalam tausiahnya, H. Anuar Akhmad berbagi pengalaman konkret tentang gerakan shalat subuh berjamaah yang pernah ia gagas di beberapa daerah. Ia menceritakan bahwa sejak tahun 2010, saat bertugas di Kabupaten Sintang, dirinya telah memulai program Meraih Berkah Subuh (MBS) yang hingga kini masih berjalan dan diikuti sekitar 400 jamaah aktif.
“Sejak 2010 di Kabupaten Sintang, kami memulai program Meraih Berkah Subuh. Alhamdulillah, sampai hari ini jamaahnya masih bertahan, kurang lebih 400 orang. Ini bukti bahwa jika dikelola dengan niat yang benar, gerakan subuh berjamaah bisa hidup dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Tidak hanya di Sintang, ia juga menyebut bahwa pola gerakan serupa telah diterapkan di Kabupaten Sanggau sejak 2023 dan hingga kini masih aktif dilaksanakan oleh jamaah setempat.
“Di Sanggau, sejak 2023 kita juga menggerakkan subuh berjamaah. Alhamdulillah, sampai sekarang tetap berjalan. Ini menunjukkan bahwa umat sebenarnya siap, asalkan ada yang menggerakkan dan memberi teladan,” jelasnya.
Menurut H. Anuar, tujuan utama dari GEMAR Subuh Berjamaah bukanlah sekadar menambah jumlah kegiatan keagamaan, melainkan membentuk kebiasaan dan keistiqamahan masyarakat dalam shalat berjamaah, yang berdampak langsung pada kualitas iman dan kehidupan sosial umat.
“Yang kita kejar bukan ramai sesaat, tetapi istiqamah. Ketika masyarakat terbiasa shalat berjamaah, maka keberkahan akan mengikuti, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan keutamaan waktu subuh sebagai waktu yang sangat strategis untuk membangun kedisiplinan ibadah. Menurutnya, subuh adalah waktu terbaik karena kondisi fisik dan mental manusia masih dalam keadaan prima.
“Waktu subuh itu istimewa. Tubuh masih segar, pikiran jernih. Kalau subuh kita sudah dimulai dengan ibadah berjamaah, insyaallah aktivitas sepanjang hari akan lebih terarah dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Melalui GEMAR Subuh Berjamaah yang digerakkan secara kolaboratif oleh Kementerian Agama, DKM, imam masjid, penyuluh agama, dan ormas Islam, H. Anuar berharap masjid dapat kembali menjadi pusat pembinaan umat sejak waktu subuh.
“Harapan kita, ke depan shalat subuh bisa seramai shalat Jum’at. Ini bukan sesuatu yang mustahil, selama kita ikhlas dan benar-benar mengharap ridha Allah,” pungkasnya.
- Inovasi Pelaksanaan Bimbingan Pernikahahan, Penyuluh Aagama Islam di Melawi Buat Aplikasi iBerkah - 15 Februari 2026
- Penyuluh Agama Kemenag Melawi Serahkan Buku Pedoman Penyuluhan pada Tasyakuran HAB ke-80 - 12 Januari 2026
- Penguatan Moderasi Beragama di SMAN 1 Pinoh Utara, Penyuluh Agama Islam Kemenag Melawi Ajak Siswa Jaga Kerukunan - 8 Januari 2026



















