Home / Agenda Kegiatan / Berita

Rabu, 31 Januari 2024 - 17:14 WIB

Resmi Dikukuhkan, Pengurus IPARI Kabupaten Melawi Siap Berperan sebagai Garda Terdepan

IPARI MELAWI | Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Melawi Periode 2023-2027 resmi dikukuhkan, Rabu (31/01) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi selaku pembina, H. Subakir S.Ag., M.S.I,

Hadir dalam acara ini, Ketua IPARI Kalimantan Barat H. Kartono, M.Pd, Kepala Kesbangpol Kabupaten Melawi, Ketua FKUB, Baznas Kabupaten Melawi, ketua ormas keagamaan, Kepala KUA se Kabupaten Melawi dan tamu undangan.

Baca juga |  Kajian Spesial Gema Ramadhan di Radio Ramera, Bahas Puasa dan Pembentukan Karakter Takwa

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi menegaskan posisi strategis penyuluh agama yang menjadi garda terdepan Kementerian Agama.

Oleh karena itu, H. Subakir mendorong para penyuluh agama untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya menyadari peran dan tanggung jawab ke depannya semakin berat. Maka saya berharap kepada bapak ibu penyuluh dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi depan penuh tanggung jawab di tempat tugas masing-masing”, tegasnya.

Subakir juga berpesan kepada para penyuluh agama agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi memasuki masa Pemilu, tidak boleh memposting informasi hoax dan narasi provokatif.

“Jangan share informasi hoax dan dapat memecah belah persatuan umat. Hindari postingan yang mengarah pendukungan kepada calon tertentu, karena ASN dituntut untuk netral” terangnya.

Sementara itu ketua IPARI Kalbar, H Kartono berharap kepada pengurus IPARI kabupaten Melawi bisa menyusun program kerja, meskipun tidak banyak namun kegiatan tersebut bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kalau bisa program kerja ini bisa disinergikan dengan dengan berbagai pihak. Di sini ada, MUI, ada dari pemkab, ada FKUB. Misalnya ada penyuluhan tentang narkoba, tentang stunting, atau tentang produk halal. Semuanya bisa disinergikan dengan para penyuluh agama yang ada,” urai Kartono.

Baca juga |  Sinergi Kemenag dan Gereja, Penyambutan Pastor Kornelius Berlangsung Khidmat di Belimbing

Kartono menjelaskan, IPARI merupakan organisasi profesi yang mewadahi para penyuluh agama. Sejak dibentuk pada tahun 2023, sampai saat ini, dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalbar, Melawi menjadi kabupaten keenam yang pengurus IPARInya sudah dikukuhkan.

“IPARI merupakan wadah untuk semua penyuluh agama. Ada Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Kalau dulu, masing-masing penyuluh agama mempunyai organisasi tersendiri, namun sekarang melebur menjadi satu yakni Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia” jelasnya.

Sementara itu ketua PD IPARI Kabupaten Melawi, Muhd Sukarno, menyampaikan terima kasih atas amanah yang dipercayakam kepadanya untuk menahkodai IPARI Kabupaten Melawi.

Sukarno juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga kegiatan pengukuhan IPARI ini bisa berjalan sesuai harapan.

“Terima kasih, khususnya kepada kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi yang sangat mendukung kegiatan ini, para panitia dan juga para pengurus, saya sampaikan terimakasih,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Penyuluh Agama Katolik Ghabriel Salim dan Rekan Berikan Bimbingan Rohani kepada Pasien di RSUD Melawi

Berita

Safari Ramadhan Kemenag Melawi, Penyuluh KUA Belimbing Hulu Buka Puasa Bersama TPQ Al-Muhajirin Beloyang

Berita

Ramadan dan Revolusi Hati: Tiga Pesan Puasa dari Mimbar Masjid Agung Juang Nanga Pinoh

Berita

Gema Ramadan Kemenag Melawi di Radio Melawi Raya, Bahas Puasa dan Ketahanan Keluarga

Agenda Kegiatan

Isra Mi’raj Membahana di Dusun Pangkoh, Muhd Sukarno Serukan Kuatkan Shalat dan Akhlak

Berita

Penyuluh Agama Katolik KUA Belimbing Hulu Gelar Pembinaan Komuni Pertama

Berita

IPARI Melawi dan SMKN 1 Nanga Pinoh Bangun Kolaborasi Pembinaan Karakter Peserta Didik

Berita

Kajian Spesial Gema Ramadhan di Radio Ramera, Bahas Puasa dan Pembentukan Karakter Takwa